DILAN DAN DODOLAN
“Jangan rindu, Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja".
Demikian kata-kata gombal yang diucapkan Dilan dalam film yang lagi tayang di bioskop saat ini. Alhasil, banyak orang yang tiba-tiba deman Dilan. Lebay! Hahaha. Termasuk gw. 😅 #DilanEkaPrayoga
By the way, film Dilan ini diangkat dari salah satu novel keren karya Pidi Baiq. Pidi Baiq adalah seniman multitalenta di Indonesia. Selain sebagai penulis novel dan buku, beliau juga adalah seorang dosen, ilustrator, komikus, musisi, dan pencipta lagu. GENDENG! Kabeh iso...
Menariknya, karya Pidi Baiq yang satu ini, Dilan, menyajikan banyak gombalan anak muda yang elegan, keren, dan gak garing.
Misalnya:
“Jangan rindu, Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja".
Huassem!
Klepek-klepek tuh cewek digituin... walaupun gak semua juga sih. Hahaha
Ah, udah ah, daripada bahas Dilan, mendingan bahas Dodolan (jualan). Hehe
Jadi gini...
Kalau Anda cermati kata demi kata gombal yang dibuat Pidi Baiq, sebenarnya beberapa polanya bisa kita gunakan dalam Copywriting pas jualan. Lho, masa?
Ciyusan...
Yuk kita ambil hikmahnya...
Contoh 1, gombalan ini:
"Aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau nanti sore."
😍😍😍😘
Keywordnya adalah kata " BELUM"
Dalam ilmu NLP, kata "belum" adalah salah satu bagian dari presuposisi (asumsi: akan).
Ya, katakanlah saya nanya ke Anda begini:
"Hayo, udah pada baca buku terbaru Saya belum?"
Dari kalimat di atas, kemungkinan jawabannya adalah: "sudah" atau "belum". Artinya, diasumsikan "akan", tinggal tunggu waktu aja.
Ini persis seperti gombalan Dilan di atas. Kalimat yang digunakan adalah "Aku belum mencintaimu", bukan "Aku tidak mencintaimu". Kalau tidak, ya emang enggak. Kebayaaaaang? Alhamdulillah...
Jadi gimana, udah cek erlcosmetic.com belum? Hehe
Contoh 2, gombalan ini:
"Tolong bilang ke ibumu! Aku mencintai anak sulungnya"
Beeeeuh...
Kalimat langsungnya adalah gini, "Aku mencintaimu...". Tapi kalah cuma gini, biasa aja, gak gombal. 😂
Kalau dalam jualan, kata-kata begini adalah covert. Ngasih kode. Gak terang-terangan. Terselubung. Orang gak sadar bahwa kita lagi jualan. Kalaupun sadar, mereka nyaman baca kalimat jualannya.
Misalkan, daripada bilang, "Ayo beli produk ini, soalnya keren banget..." #prettt
Daripada begitu, mending bilang gini:
"Alhamdulillah, lagi-lagi baru dapat testimoni keren dari customer yang beli facial serum B Erl Cosmetics. Seneng banget kalau udah neroma curhatan positif dari mereka tentang beginian..."
Kerasa bedanya? Hehe
Contoh 3, gombalan ini:
"Aku tidak bisa apa-apa, kecuali mencintai kamu"
👊 #wadezig
Keywordnya adalah kata "KECUALI".
Ya, kata "kecuali" itu sangat powerful, kalau Anda bener cara pakenya.
Misal, ada offer begini:
"Ayo buruan join reseller B Erl Cosmetics, soalnya produknya terbukti laris manis dan gampang jualannya.."
Coba deh edit dikit dan ubah jadi begini:
"Oh ya, sebenarnya Anda gak harus join reseller erlcosmetic.com, kecuali Anda ingin mendapatkan income tambahan dan bimbingan langsung dari ahlinya tentang cara menjual produk yang laku keras gak ga karuan kaya kacang goreng. Laris terus!"
Mana yang lebih elegan?
Mana yang terkesan gak maksa? Hehe
Demikian tulisan ngawur saya kali ini. Disambung-sambungin aja lah ya, namanya juga sharing, yang penting posting. Semoga bermanfaat ya....
Kalau mau share, gak perlu izin dulu...
Wednesday, January 31, 2018
Dewa Eka Prayoga
Monday, January 29, 2018
Dilan Now?
Dilan bukan pemuda ideal
Nabila Zidane
Pagi2 rame status dan meme Dilan, siapa sih dia (Huuu kepo) 😜...artis baru bukan? 🤔atau pejabat korup??? Hhhmmm penasaran nih ummi... Tanya mbah google owalah ini toh yg namanya Dilan 🤦♀ kenalan deh... Ternyata sosok Dilan dan milea ini dikenalkan oleh Pidi baiq di tahun 1990 dan 1991.Karena bahasa Dilan yg terkemas indah maka banyak kaum hawa yg terhipnotis karenanya nih cuplikannya
"jangan rindu,rindu itu berat kau tak kan kuat, aku saja".
"kalau kamu ninggalin aku itu hak kamu,asal jangan aku yg ninggalin kamu,Aku takut kamu kecewa".
"Selamat ulang tahun milea ini hadiah untukmu,cuma TTS,tapi sudah ak isi semua, aku sayang kamu,aku tdk mau kamu pusing karena harus mengisinya".
Aduh aduh bikin baper habis pokoknya dan pastinya bikin remaja ideologis mual muntah perih kembung... Basi Dilan... Sorry gak mempan 😤
Belum lagi adegan boncengan naik motor keliling bandung hujan hujan lagi.... Macam Film india saja.. Tumbare miri jahe udah gitu putus lagi gak sampai ke jenjang pernikahan tuh asli ketahuan gombal kan heleh
Pelajaran ya bagi semua
Pacaran udah bertahun-tahun, masih juga belum dinikahi, kenapa? karena pacaran enak, kapanpun mau hubungi, nggak ya ditinggalin...pacaran enak, seminggu sekali kalo ada duit traktir, kalo nggak ya ngesot nggak perlu tanggung jawab dan nggak perlu komitmen..
Parahnya si Dilan ternyata bukanlah remaja ideal,hidupnya penuh dgn masalah hal ini tak lepas dari pola asuh orang tua yg salah dimana justru sang ibu mendukung anaknya berpacaran bukannya menasehati dan sikap sang Ayah main usir sj menghadapi anak pembangkang kan kasihan pak...hemmm solusi yg menimbulkan byk masalah baru...
Dilan dengar ya...
Lelaki ideal itu bukan lelaki yg pandai bermanis kata,bukan pada geng motor, bukan menang menangan berkelahi ideal itu letaknya ada pada tanggung jawab
Masih pake seragam sok sokan pacaran, orang tua kerja banting tulang,banting otot, banting setir,kepala jadi kaki,kaki jadi kepala (kalah sirkus)apapun dilakukan buat biaya sekolah kamu...
eeee kamu malah asik ngejar ngejar cewek bukannya ngejar cita cita... Lagian juga pacaran modal dengkul itupun dengkulnya bapakmu.... Ditambah ikutan geng motor lagi... Cari apa disitu nak??? Biar dibilang keren,huebat,emejing,awesome atau apa???adanya juga dikejar kejar tim jaguar pada akhirnya.
Inilah sebenarnya kebobrokan yg dikemas terlihat baik buat remaja kita... Kok ya pas menjelang Valentine's Day.... Kaum liberal tak pernah berhenti berusaha menyesatkan remaja kita atas nama kebebasan bertingkah laku mereka memproduksi Film ini.Kemaksiyatan yg berusaha dikemas indah dalam pandangan manusia.
Makanya Dilan yuuuk ngaji
Bukankah islam telah mengatur bagaimana hubungan pria dan wanita
PENGATURAN HUBUNGAN PRIA DAN WANITA
1.Menundukkan pandangan
Islam telah memerintahkan kepada manusia baik pria dan wanita untuk menundukan pandangan. Jadi pria dan wanita boleh berinteraksi dengan syarat menahan pandangan dari hal- hal yang diharamkan untuk dilihat. Allah SWT berfirman:
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.(Qs. An-Nur:30)
kelanjutan ayat berikutnya
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ …….,
“dan Katakanlah kepada wanita beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya…..,.” (QS. An-Nur ayat 31)
Allah SWT menghramkan laki-laki non mahrom melihat aurat wanita (bagian tubuh selain wajah dan telapak tangan), tetapi memaafkan pandangan yang tidak disengaja dan hanya pandangan yang pertama saja yang boleh sedangkan pandangan berikutnya adalah haram dilakukan. Sebagaimana hadits riwayat muslim: “aku pernah bertanya kepada Rosulullah saw mengenai pandangan yang tiba tiba tidak sengaja, maka beliau menyuruhku memalingkan pandangan ku”.(HR.Muslim)
2.Menutup aurat ( jilbab dan kerudung)
Islam memerintahkan kepada wanita ketika keluar rumah atau berhadapan dengan pria asing, untuk menutup aurat dengan pakaian sempurna yang terdiri dari jilbab dan kerudung (khimar) kecuali yang biasa Nampak muka dan telapak tangan. Seperti yang telah Allah SWT perintahkan dalam surat An nur ayat 31:
وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ..
Artinya:“Dan janganlah mereka menampakan perhiasannya,kecuali yang biasa tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain krudung kedadanya…”. (Qs.An- nur[24];31)
Firman Allah SWT berikutnya yang berkaitan dengan jilbab:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا (٥٩
Artinya: “Hai nabi, katakanlah pada istri-istri mu, anak–anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.” (Qs. Al-Ahzab [33]: 59)
Aturan memakai jilbab ini tidak hanya diperuntukan untuk para istri-istri nabi tetapi juga kepada seluruh istri-istri kaum muslimin untuk mengenakan jilbab dan kerudung (khimar). Jilbab itu sendiri yaitu pakaian terusan yang longgar, tidak terputus dan tidak menerawang yang dikenakan diatas pakaian rumah atau pakaian dalam.
3.Melarang wanita syafar lebih dari 1 hari
Islam melarang seorang wanita melakukan safar (perjalanan) dari suatu tempat ke tempat lain selama perjalanan sehari semalam kecuali jika disertai dengan mahramnya. Dalam suatu hadits riwayat muslim mengatakan: “tidak halal seorang wanita beriman kepada Allah SWT dan hari akhir melakukan perjalanan sehari semalam kecuali jika disertai mahramnya”.(HR.Muslim)
4. Dilarang berkhalwat
Islam melarang pria dan wanita untuk berkhalwat kecuali jika wanita itu disertai mahromnya. Berkata As-Suyuthi, “Para sahabat kami (para pengikut madzhab Syafi’i) mengatakan, Mahrom adalah wanita yang diharamkan untuk dinikahi untuk selama-lamanya baik karena nasab maupun dikarenakan sebab tertentu yang dibolehkan dan dikarenakan kemahroman wanita tersebut. Adapun dalil-dalil mengenai larangan berkhalwat diantaranya:
Rosulullah saw bersabda:” janganlah sekali – kali pria dan wanita berkhalwat kecuali jika wanita itu disertai mahromnya.” (HR. Bukhari).
Sabda Rosulullah saw berikutnya berkaitan dengan berkhalwat:
Rosulullah saw bersabda:
ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يخلون بامرأة ليس معها ذو محرم منها فإن ثالثهما الشيطان “
“siapa saja yang beriman kepada Allah SWT, dan hari akhir, janganlah sekali-kali ia berkhalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai mahromnya, karena yang ketiga diantara keduanya adalah setan”. (HR. Ahmad dari hadits Jabir 3/339. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil jilid 6 no. 1813)
Adanya aturan islam sebagai rahmatan lil alamin yang mampu mewujudkan kehidupan yang menjamin pemenuhan kebutuhan hidup, menentramkan jiwa dan memuaskan akal. Hanya Islam yang mampu menata kehidupan dengan mencegah munculnya peluang dan menghentikan perilaku-perilaku penyimpangan seperti seks bebas, dan kerusakan-kerusakan sosial lainya. Islam memiliki solusi yang berlandaskan pada nash – nash syariah yang berasal dari Al-quran dan as sunnah yang telah terbukti diterapkan mulai dari pemerintahan islam sejak Rosulullah saw, khulafaur Rasyidin hingga masa kekhilafahan sesudahnya sampai tahun 1924. Dimana islam mampu menyelesaikan persoalan problematika umat termasuk penyimpangan perilaku dan menghentikan secara tuntas saat diterapkannya islam secara kaffah (baik pada silam maupun masa yang akan datang).
Wallahualam bhishowwab